Pemkab Banjar lanjutkan program laboratorium inovasi, ajukan 64 usulan baru tahun 2026

Daerah 29 Jun 2026 16:35 2 min read 27 views By jbn

Share berita ini

Pemkab Banjar lanjutkan program laboratorium inovasi, ajukan 64 usulan baru tahun 2026
Program ini telah berlangsung sejak tahun 2017 melalui kerja sama resmi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

sbn-MARTAPURA, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) kembali menggelar kegiatan Laboratorium Inovasi pada tahap Drum Up, Diagnose, dan Design.

 

Kegiatan dilaksanakan di Aula Baiman Kantor Bapperida Kabupaten Banjar, Martapura, pada Senin pagi, 29 Juni 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea.

Menurutnya, penyelenggaraan Laboratorium Inovasi adalah wujud nyata komitmen daerah dalam membangun budaya inovasi yang berjalan terus-menerus.

 

Program ini telah berlangsung sejak tahun 2017 melalui kerja sama resmi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

 

“Kerja sama yang terjalin selama ini membuktikan kesungguhan kami membangun sistem inovasi yang teratur dan berkelanjutan"

 

"Tujuannya jelas: melahirkan terobosan baru, meningkatkan kemampuan aparatur, serta menumbuhkan semangat perubahan di seluruh lingkungan kerja pemerintah daerah,” kata Yudi.

 

Dia menambahkan bahwa Laboratorium Inovasi menjadi wadah strategis bagi aparatur untuk mengasah kreativitas, mencari solusi atas berbagai tantangan, serta menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi warga.

 

Tantangan pembangunan yang dihadapi saat ini, mulai dari penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi masyarakat, digitalisasi layanan, hingga tata kelola pemerintahan yang efisien, menuntut pendekatan dan cara kerja yang baru.

 

“Di era sekarang, inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mutlak agar pembangunan berjalan tepat sasaran,” tegasnya.

 

Pemkab Banjar juga mencanangkan semangat “satu perangkat daerah, satu inovasi”.

 

Harapannya, setiap instansi dapat menghasilkan terobosan yang bermanfaat, mudah diterapkan, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kinerja organisasi.

 

Pada pelaksanaan tahun 2026 ini, tercatat ada 64 usulan inovasi yang diajukan oleh berbagai perangkat daerah.

 

Angka ini dinilai menunjukkan semangat berinovasi di lingkungan Pemkab Banjar terus meningkat dari tahun ke tahun.

 

Yudi berharap pendampingan dari tenaga fasilitator LAN RI dapat memastikan inovasi yang dihasilkan bersifat aplikatif, realistis, dan dapat bertahan dalam jangka panjang.

 

Sementara itu, Pelaksana Harian Direktur Advokasi dan Pengembangan Kinerja Kebijakan LAN RI, Widhi Novianto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi Pemkab Banjar.

 

Novianto, mencatat bahwa dalam rentang tahun 2017 hingga 2025, program yang sama telah melahirkan sekitar 530 jenis inovasi.

 

“Semoga terobosan-terobosan yang dikembangkan terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi perbaikan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banjar,” harap Widhi.

 

Laboratorium Inovasi menjadi salah satu strategi utama Pemkab Banjar untuk mendorong lahirnya terobosan yang mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.**

journal banua news