Bupati Banjar saksikan panen padi: Pertanian tetap jadi lumbung utama Kalsel

Daerah 04 Aug 2026 14:09 2 min read 20 views By Jbn

Share berita ini

Bupati Banjar saksikan panen padi: Pertanian tetap jadi lumbung utama Kalsel
Selain Kecamatan Beruntung Baru, sentra produksi padi terbesar di Kabupaten Banjar yang kini juga memasuki masa panen secara bertahap meliputi wilayah Astambul, Simpang Empat, dan Karang Intan.

jbn-MARTAPURA, Bupati Banjar H. Saidi Mansyur didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Nurgita Tiyas turun langsung menyaksikan pelaksanaan panen raya sekaligus syukuran panen padi di lahan milik Abdul Wahid, wilayah Gapoktan Tambak Padi, Desa Tambak Padi, Kecamatan Beruntung Baru, Selasa (4/8/2026) pagi.

 

Kegiatan yang digagas Dinas Pertanian Kabupaten Banjar ini juga dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, antara lain Kepala Bapperida, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas PUPRP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kepala Satpol PP, serta Camat Beruntung Baru.

 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati secara simbolis melakukan panen padi dan melihat langsung pemanfaatan mesin combine harvester untuk mempercepat proses pengolahan hasil tani.

 

Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada semangat petani yang konsisten menjaga produktivitas di tengah tantangan kondisi cuaca yang tidak menentu.

 

"Kabupaten Banjar merupakan salah satu lumbung pangan utama di Kalimantan Selatan. Kami memiliki komitmen kuat mendukung program ketahanan pangan nasional, dan akan terus memberikan bantuan alat serta mesin pertanian agar efisiensi dan hasil panen petani makin meningkat," jelas Saidi.

 

Keberhasilan sektor pertanian tidak berjalan sendiri, melainkan berkat sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan, sambunya.

 

Meski ada sebagian lahan yang terdampak cuaca, kondisi ini masih bisa diatasi melalui pendampingan teknis dan berbagai program yang telah disiapkan pemerintah.

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Warsita menjelaskan, panen di Desa Tambak Padi mencakup luas lahan sekitar 40 hektare dengan produktivitas sementara mencapai 4,6 ton per hektare.

 

Ini merupakan masa panen kedua di Kecamatan Beruntung Baru pada musim tanam tahun ini, dengan varietas yang dipanen merupakan campuran jenis padi unggulan andalan petani setempat.

 

Warsita juga mengakui musim kemarau menjadi tantangan tersendiri, karena beberapa lahan sempat mengalami kekeringan.

 

Namun pihaknya berharap curah hujan segera turun dalam waktu dekat agar tanaman yang masih dalam fase pertumbuhan tidak mengalami puso dan hasil panen ke depannya tetap optimal.

 

Selain Kecamatan Beruntung Baru, sentra produksi padi terbesar di Kabupaten Banjar yang kini juga memasuki masa panen secara bertahap meliputi wilayah Astambul, Simpang Empat, dan Karang Intan.

 

Melalui momen syukuran ini, pemerintah daerah berharap semangat petani terus terjaga, sehingga produksi padi daerah dapat terus mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.**

journal banua news