Adidas Trionda: Bola canggih untuk Piala Dunia 2026

Olahraga 02 Jul 2026 10:46 2 min read 20 views By jbn

Share berita ini

Adidas Trionda: Bola canggih untuk Piala Dunia 2026
Menggunakan teknik perekatan panas tanpa jahitan, bola ini dipasangi sensor dengan presisi tinggi agar tetap seimbang saat melaju di udara.

Jbn- FOOTBALL, Bola resmi yang digunakan dalam Piala Dunia FIFA 2026 adalah Adidas Trionda. Desainnya terinspirasi dari tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

 

Hubungan antara FIFA dan Adidas sudah berlangsung puluhan tahun. Sebelum tahun 1970, tidak ada standar bola resmi tunggal.

 

Pada Piala Dunia 1930, laga final sempat kacau karena kedua tim menggunakan bola masing-masing.

Hingga tahun 1966, bola disediakan pabrik lokal tuan rumah, sehingga kualitasnya tidak seragam dan sering menimbulkan protes.

 

Situasi berubah pada Piala Dunia 1970 di Meksiko. Adidas memperkenalkan bola Telstar bermotif 32 panel hitam-putih yang mudah terlihat di televisi zaman itu.

 

Diproduksi dengan mesin, ukuran dan beratnya seragam. Kesuksesan ini membuat FIFA menunjuk Adidas sebagai pemasok eksklusif.

 

Kontrak kerja sama terus diperpanjang. Pada November 2013, keduanya sepakat melanjutkan kerja sama hingga tahun 2030, mencakup seluruh turnamen resmi FIFA.

 

Peluncuran Trionda dilakukan pada Oktober 2025 sebagai wujud perjanjian tersebut.

 

Trionda membawa lompatan teknologi besar. Dilengkapi sensor internal 500Hz, bola ini merekam data posisi dan kecepatan 500 kali per detik.

 

Teknologi Connected Ball bekerja sama dengan kamera stadion dan sistem kecerdasan buatan untuk mendeteksi titik pasti saat bola ditendang.

 

Data ini dikombinasikan dengan pelacakan posisi tubuh pemain, sehingga keputusan offside dapat ditampilkan secara akurat dalam hitungan detik.

 

Bola ini pun perlu diisi daya baterai sebelum pertandingan. Secara produksi, sebagian besar bola resmi Trionda dibuat oleh Forward Sports di Sialkot, Pakistan, kota yang sudah lama dikenal sebagai pusat pembuatan bola berkualitas dunia.

 

 Menggunakan teknik perekatan panas tanpa jahitan, bola ini dipasangi sensor dengan presisi tinggi agar tetap seimbang saat melaju di udara.***

journal banua news